Review HP Xiaomi Redmi Note 5

Review Xiaomi Redmi Note 5 – Xiaomi Redmi Note 5 ialah hp pertama di Indonesia yang memakai processor Qualcomm Snapdragon 636. Hadirnya diterima dengan begitu ketertarikan. Keinginan yang tambah lebih banyak dibanding dengan penawaran membuat hp ini langka. Harga pasar membumbung tinggi, cap hp gaib juga menjadi julukan para netizen. Sekarang Redmi Note 5 mulai mudah didapati di pasar dengan harga berlainan tipis dibanding harga ritel yang ditawarkan. Berapakah? Harga ritel sah variasi RAM 3 GB serta ROM 32 GB Rp2,599 juta. Sedang variasi 4/64 seperti yang penulis alias HSW uji gunakan Rp3,099 juta.

HP Xiaomi Redmi Note 5

HP Xiaomi Redmi Note 5 HP Xiaomi Redmi Note 5

HP Xiaomi Redmi Note 5 ada dengan monitor kekinian berasio 18:9 alias full view display. Bentang layarnya 5,99 inci. Resolusinya full HD+ 2.160 x 1.080 pixel. Dibagian atas body hp memiliki bahan logam inframerah. Saat digabungkan dengan aplikasi Mi Remote bawaan, jadilah Redmi Note 5 menjadi pengontrol jarak jauh (remote control) tv, AC, serta bermacam piranti elektronik lainnya. Dibagian bawah hp, pemakai akan menjumpai konektor audio 3,5 milimeter, konektor micro USB, serta speaker. Tombol volume serta power ada disamping kanan. Selain itu, selot kartu SIM terdapat di samping kiri, sensor sidik jari dibagian belakang hp.

Processor delapan pokok (octa core) Qualcomm Snapdragon 636 1,8 GHz, Wi-Fi, bluetooth, GPS, RAM 4 GB, serta ROM 64 GB adalah beberapa detail lainnya Redmi Note 5. Saat hp pertama kali diaktifkan, ruangan kosong di ingatan internal sampai 52,52 GB. Feature second ruang, dual apps, serta double tap to screen wake masih tetap bisa didapati di hp ini. Ada juga kompas serta radio FM yang siarannya dapat direkam. Hp berdimensi fisik 158,6 x 75,4 x 8,05 milimeter serta berat 181 gr itu menggunakan skema operasi Android 8.1 Oreo dengan penampilan antarmuka MIUI 9.

Camera disamping belakang Redmi Note 5 berlensa ganda 12+5 megapixel. Camera dengan konsentrasi automatis serta lampu kilat itu diperlengkapi model portrait yang patut dieksplorasi oleh pencinta bokeh. Sebetulnya juga ada model manual. Akan tetapi, parameter pemotretan yang dapat dirubah cuma white balance serta ISO. Jika digunakan menjadi perekam video, camera itu mampu membuahkan klip video full HD 1080p. Beralih ke camera depan. Camera berlensa tunggal itu diperlengkapi dengan lampu kilat serta model portrait.

Potensi maksimumnya membuahkan photo memiliki resolusi 13 megapixel serta klip video full HD 1080p. Waktunya mengutarakan kesan-kesan HSW saat menguji gunakan Redmi Note 5. Pertama, perform camera Redmi Note 5 termasuk spesial di kelasnya. Dia dapat menangkap detail objek dengan baik. Dampak bokeh yang dibuat termasuk rapi serta hampir tepat. Dipakai memphoto di tempat berpencahayaan kurang jelas juga dia masih tetap mampu menghasilkan gambar dengan relatif sempurna.

Ke-2, dapat dual SIM 4G-4G dengan simultan. Redmi Note 5 berpedoman dual SIM hybrid. Pemakai mesti pilih ingin menyisipkan dua nano SIM atau satu nano SIM serta kartu microSD. Anggaplah pemakai memasangkan dua kartu SIM. Kedua-duanya bisa siaga bertepatan. Sampai di sini, seakan kondisinya masih tetap biasa saja, kan? Sebagian besar hp dual SIM lainnya dapat juga. Walau sebenarnya, jika diamati, ada perihal tidak biasa di Redmi Note 5.

Dua nomer yang siaga di hp itu bisa bersama ada di jaringan 4G LTE. Keadaan itu jelas menguntungkan pemakai yang teratur bertelepon lewat Smartfren serta berinternet memakai operator lainnya. Sebab Redmi Note 5 memberi dukungan native VoLTE, pemakai bisa langsung bertelepon melalui Smartfren. Tidak butuh menginstalasikan aplikasi Smart VoLTE. Kegiatan berinternet lewat non-Smartfren dapat juga dikerjakan di jaringan 4G LTE. Nomer yang siaga tidak diminta turun ke jaringan 3G atau 2G.

Ke-3, ketahanan baterainya cukuplah oke. Dengan tingkah kekuatan penggunaan ala HSW, baterei tanam 4.000 mAh di Redmi Note 5 minimum bertahan 16 jam. Jika intensitas penggunaan kebetulan tidak setinggi umumnya, hp mampu kuat lebih dari satu hari tadi malam. Saat daya baterei sudah melemah, HSW umumnya menghubungkan hp dengan charger Anker yang memberi dukungan Qualcomm Quick Charge 3.0. Tanda pengisian cepat tampil di pojok kanan atas monitor. Proses pengisian lagi memerlukan waktu yang beragam, mulai 1 jam 56 menit sampai 2 jam 10 menit.

Ke empat, fitur-fitur penambahan Redmi Note 5 memberi keringanan riil pada pemakai. Sensor sidik jarinya begitu tanggap. Face unlock-nya cukuplah dapat dihandalkan. Pengontrol jarak jauh (remote control) yang ada berguna juga buat HSW, baik saat ada di dalam rumah, warung makan, ruangan nantikan dokter, sampai penginapan. Aduan HSW pada Redmi Note 5 lebih ke arah pada kurangnya supply di pasar daring ataupun luring. Saat ini sudah lebih lancar. Akan tetapi, belumlah sampai membanjiri serta membuat harga pasar optimal lima % diatas harga ritel yang dianjurkan. Kalau keringanan beli Redmi Catatan 5 semua variasi (pasti di harga bersaing) seperti Redmi 5, Redmi 5 Plus, atau Mi A1 sekarang ini, mantap deh.

Paling akhir, ini sebatas saran untuk Xiaomi. Imbuhkan konektivitas NFC di ponsel-ponsel keluaran baru yang harga ritel resminya dibanderol mulai Rp2,5 juta. Jika itu dikerjakan, jumlahnya konsumen mungkin tentu makin bertambah berarti. Karena, terpenting di kota-kota besar, keperluan atas NFC selalu bertambah. Demikianlah informasi yang dapat saya bagikan untuk Anda semoga bisa bermanfaat.

Leave a Reply